Homogen atau Heterogen yah…?

Saya ingat sewaktu bekerja sebagai pegawai TLH di kantor Telkom Japati pernah mendapat tugas sebagai adminstrator sebuah aplikasi dan database-nya. Pekerjaan saya waktu itu hanya bermain pada lingkungan database Oracle saja serta coding aplikasi menggunakan framework Xaraya dan saya masuk ke dalam tim saat di tengah-tengah pembangunan aplikasi tersebut.

Suatu hari terjadi kendala saat saya ingin mem-patch sebuah file ke dalam server, beberapa saat kemudian salah satu teman satu tim kami juga mengalami kendala yang sama. Kenapa tiba-tiba error yah padahal sebelum-sebelumnya tidak pernah terjadi kendala dalam mem-patch file? Setelah diselidiki ternyata server yang digunakan saat itu adalah linux Red Hat dan client menggunakan Windows (beda platform). Akhirnya sistem pun diperbaiki oleh tim maintenance dan berhasil kembali semula.Beberapa minggu kemudian kembali terjadi kejadian yang sama. Setelah beberapa kejadian akhirnya diputuskan untuk menggunakan Windows Server di sisi server untuk memudahkan mainterance.

Ternyata terdapat kelemahan dan kekurangan dalam keteherogenan dan kehomogonenan penggunaan platform serta perangkat (vendor) dalam membentuk sebuah sistem dalam jaringan perusahaan.
Kelebihan penggunaan perangkat dan platform yang homogen adalah kemudahan dalam administrasi dan maintenance, kemudahan dalam mem-patch file, mudah konfogurasinya karena semuanya seragam. Dibalik itu terdapat pula kelemahannya yaitu kurang secure (aman) jadi jika sebuah perusaah menggunakan platform yang sama pada seluruh jaringannya dan terjadi penyerangan pada sebuah terminal berupa terkena virus atau worm maka dapat dengan mudah menyebar ke dalam jaringan.

Sebaliknya terjadi pada penggunaan perangkat dan platform yang heterogen akan lebih secure karena satu vulnerability yang ada pada salah satu perangkat belum tentu terdapat di perangkat lain. Namun terdapat sedikit kendala saat konfigurasi, maintenance, serta patch yang dibutuhkan juga lebih banyak, belum lagi masalah interoperabilitasnya. Sebenarnya keywordnya adalah protokol untuk penggunaan perangkat yang berbeda-beda,jadi jika setiap perangkat menggunakan protokol yang sama tidak ada masalah connectivity antar perangkat sedangkan untuk platform yang berbeda bisa memunculkan time cost untuk konfigurasinya.
Menjadi kebijakan masing-masing perusahaan untuk memilih menggunakan perangkat (vendor) dan platform yang heterogen ataupun homogen dalam pembangunan sistem jaringan disesuaikan dengan aspek kebutuhan perusahaan tersebut.

Bagaimana dengan perusahaan anda?

2 thoughts on “Homogen atau Heterogen yah…?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s