Mari Memberi Susu

Sesuai dengan tulisan teman-temanku aruna dan mae sebelumnya, saya hanya kembali mengingatkan kepada public semua tentang gerakan “Sekotak Susu Untuk Anak Jalanan”. Gerakan ini memang inspirasi kami ber4 gw, aruna, mae dan fanny. Sebuah gerakan memberi sekotak kepada para pengamen, peminta-minta dan anak kecil jalanan. Semampu kami untuk mensosialisasikan gerakan ini kepada public untuk mulai ingat untuk selalu menyiapkan sekotak susu di dalam tas kita.

Hmm.. sebenarnya tidak harus susu boleh berupa kue, makanan atau yang lain yang penting bukan uang!! Karena uang hanyalah menjerumuskan mereka! Uang dapat mereka gunakan untuk membeli rokok, membeli narkoba, dipalakin, dsb. Jadi kami berpikir untuk memberi sesuatu yang lebih berguna selain uang, pertamanya kami berpikir untuk memberi buku-buku tapi mungkin agak ribet membawanya dan mungkin agak mahal klo kita harus membawanya setiap kita pergi. Terpikirlah untuk memberi sekotak susu selain menyehatkan mereka dan dapat langsung meminumnya, susu kotak juga gak ribet untuk di bawa-bawa kemana-mana. Sebenarnya target pemberian susu tidak hanya untuk anak jalanan tetapi untuk para peminta-minta kakek/nenek yang sudah tua juga bisa.

Mungkin hanya sedikit yang saya dan teman saya bisa lakukan untuk negara ini tetapi dari tindakan kecil ini, mudah2an kami dapat merubah negeri kami menjadi lebih baik lagi. Ayo mari memberi susu!

Nih..selengakapnya di sini “Sekotak Susu untuk Anak Jalanan”

12 thoughts on “Mari Memberi Susu

  1. Dhabez says:

    Kebahagiaan itu bagaikan sebuah tanaman; harus di sirami setiap hari dengan sikap dan tindakan memberi. (J. Donald Walters)

  2. Leni says:

    ah… dari dulu kalian emang super keren deh..
    hehe, orang2x yang berfikiran positif

    keep on going ya vid, arun, mae, fani
    i support u all😀

  3. sonador says:

    bu, kapan ke daerah Karawaci? ntr gw tungguin di perempatan mw minta susu juga..heuheuheu..

    hmm..selama ini gw jg paling mls ngasih mereka duit (even cuma gopek) coz mereka tuh udah jadiin mengemis jd profesi..susu gw rasa bagus juga..nice one!

    blog loe gw link di blog gw ya!😉

  4. Garam dan Terang says:

    Kita jgn salah sangka lo, anak jalanan itu bisa lebih bhagia dari kita, org2 miskin itu pengharapannya ada pd Tuhan, sdgkn org kuat pd ototnya, org bijak pada akalnya. Dunia ini hanya kemah sementara, jgn terlalu dipikirkan, rumah kita telah disediakan Tuhan bagi yg percaya kepada AnakNya.

    baik skali idenya, tp terlebih baik lagi kita britakan jalan trhdp pngenaln kpd Tuhan sumber segala yang baik.

    burung2 tdk menanam dan menuai tp diberi makan oleh Tuhan, bunga bakung tidak memintal namun keindahan pakaiannya melebihi pakaian raja.
    Apalagi manusia, bhkn sehelai rmbutpun tdkkan gugur tnpa seizin Dia.

    Bukan melakukan yg baik yg perlu tp membiarkan Tuhan melakukan kebaikanNya di bumi melalui kita, supaya namaNya dimuliakan.

    Amin

  5. nima says:

    hai vidya…
    saya salut sekali dengan ide sekotak susu yang kamu dan teman-temanmu lakukan. saya tertarik untuk membuat sebuah liputan dokumenter tentang gerakan yang kalian lakukan. saya harap, kamu dan teman-teman mau meluangkan waktu untuk bertemu. terimakasih.

    ps: wah, kamu ikut gerakan coin a chance juga ya? saya juga, bahkan sudah membuat film dokumenter tentang coin a chance. judulnya “koin-koin kesempatan”.🙂

    -Nima Sirait-
    Program Dokumenter “REFLEKSI” DAAI TV
    Gedung ITC MANGGA DUA lt. 6
    Jalan Mangga Dua Raya – Jakarta
    p : 021 6123733
    m : 0817 6505 014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s